Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Fitoplankton : Si Tulang Punggung Laut

Gambar
Gambar hasil pengamatan fitoplankton secara mikroskopik (Sumber: https://www.sailorsforthesea.org) Fitoplankton adalah tumbuhan yang tersebar secara luas di seluruh dunia dengan jumlah yang banyak. Meskipun memiliki ukuran yang sangat kecil, fitoplankton sangat penting bagi laut dan planet kita.   Deskripsi fitoplankton Fitoplankton adalah tanaman berukuran mikroskopis yang pergerakannya hanya mengikuti arus air. Kebanyakan fitoplankton merupakan organisme unisel dan memproduksi energi kimia dari cahaya yang disebut dengan proses produktivitas primer. Fitoplankton memiliki peran penting dalam siklus nutrien, jaring-jaring makanan dan memiliki kontribusi yang signifikan pada produktifitas primer di sistem akuatik. Fitoplankton berdasarkan pada ukurannya dibagi dalam tiga tipe yaitu: Pikoplankton adalah fitoplankton berukuran 0.2-2 µm Nanoplankton adalah fitoplankton berukura 2.0-20 µm M ikroplankton adalah fitoplankton berukuran 20-200 µm Fitoplankton d

Marine Botany

Gambar
Gambar pengunjung tengah menyaksikan ekosistem hutan kelp di Kawasan Perlindungan Laut Teluk Monterey, California (sumber: https://www.montereybayaquarium.org ) Sebuah pengantar bagi bagian penting di ekosistem laut Laut adalah sistem kompleks dengan keanekaragaman yang tinggi, baik fauna maupun floranya. Terlebih dahulu, kita akan membahas bagian flora dalam label “Marine Botany”. Botani laut mencakup semua tumbuhan laut pada habitat alaminya, mereka terdiri dari alga dan angiospermae. Pada kelompok alga terdiri dari mikroalga (diatom, dinoflagelata dan alga biru-hijau) dan makroalga (alga merah, hijau dan cokelat). Sedangkan pada kelompok angiospermae terdiri dari lamun, mangrove dan tanaman rawa. Klasifikasi pada tumbuhan laut ada tiga yaitu: Monera, meliputi organisme prokariot, DNA tidak terorganisir dalam kromosomnya. Protista, meliputi organisme yang melakukan fotosintesis, memiliki banyak pigmen di samping klorofil a serta memiliki siklus hidup yan

Selamat Hari Laut Sedunia!

Gambar
Gambar untuk take action atas masalah polusi sampah di laut (sumber: www.worldoceansday.org) In 2008, the United Nations General Assembly decided that, as from 2009, 8 June would be designated by the United Nations as “World Oceans Day” ( resolution 63/111 , paragraph 171).  Many countries have celebrated World Oceans Day following the United Nations Conference on Environment and Development, which was held in Rio de Janeiro in 1992. The oceans are essential to food security and the health and survival of all life, power our climate and are a critical part of the biosphere. The official designation of World Oceans Day is an opportunity to raise global awareness of the current challenges faced by the international community in connection with the oceans. -UN- Hari Laut Sedunia tahun 2017 memiliki tema “ Our Oceans, Our Future ” dengan fokus aksi konservasi: Encouraging solutions to plastic pollution and preventing marine litter for a healthier ocean and better fu

Kawasan Konservasi Perairan

Gambar
Salah satu gambar bawah laut di Kawasan Konservasi Perairan Bahamas Sumber gambar : http://www.chipandco.com Sebelumnya kita sudah membaca sedikit tentang keanekaragaman hayati laut di Indonesia serta ancaman bagi keanekaragaman hayati tersebut. Kali ini kita akan membahas mengenai Kawasan Konservasi Perairan (KKP). Penerapan sistem KKP ini bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati. Sejarah penerapan KKP di Indonesia dimulai dari keikutsertaan Indonesia dalam menandatangani komitmen untuk melindungi keanekaragaman hayati secara resmi pada tahun 1992 di Brasil. Sebagai bentuk tindak lanjut, dua tahun kemudian pemerintah menetapkan UU No 5 Tahun 1994 tentang ratifikasi Konservasi Keanekaragaman Hayati. Namun, sebenarnya penerapan sistem konservasi kawasan sudah dilaksanakan di Indonesia, yaitu adanya Taman Nasional Kepulauan Seribu dan Taman Nasional Komodo di tahun 1980. *Wilayah kawasan konservasi itu ada 3 ya, daratan, daratan bersama perairan

Ancaman Bagi Keanekaragaman Hayati Laut

Gambar
Pemutihan karang yang terjadi di Great Barrier Reef, Australia Sumber : http://edition.cnn.com Orang Utan punya ancaman. Burung Cendrawasih punya ancaman. Manusia punya ancaman. Yang hidup di laut, juga punya ancaman. Keanekaragaman hayati laut punya ancaman secara global dan lokal. Perubahan di lingkungan adalah ancaman globalnya. Peningkatan karbon dioksida dan perubahan suhu misalnya. Tau nggak, konsentrasi karbon dioksida di atmosfer saat ini sudah meningkat sebanyak 35% dari konsentrasinya pada tahun 1880an. Karbon dioksida yang masuk ke laut mengalami perubahan dari berbentuk gas ke cair (nanti akan saya coba bahas di blog ini) yang menyebabkan terjadinya pengasaman laut atau ocean acidification. Pada hewan yang memiliki rangka skeleton dari CaCO 3 seperti terumbu karang dan moluska ocean acidification bisa menyebabkan rangka skeleton mereka menjadi rapuh karena berikatan lebih banyak dengan karbon dioksida (akan dibahas bersamaan dengan perubahan bentuk karbon d

Keanekaragaman Hayati, Indonesia!

Gambar
Lamun dan mangrove, beberapa contoh keanekaragaman hayati laut. Foto dari Keith Elienbogen Sumber : http://www.mongabay.co.id Definisi keanekaragaman hayati menurut Convention on Biological Diversity adalah keragaman diantara makhluk hidup dari berbagai sumber termasuk daratan, lautan dan ekosistem perairan lainnya serta kompleksitas ekologis dimana mereka merupakan bagiannya. Termasuk di dalamnya keragaman dalam satu spesies, antar spesies dan ekosistem. Kalau pernyataan bahwa bumi ¾ nya adalah lautan, tentu teman-teman sudah sering mendengarnya tapi, teman-teman tau enggak? Menurut Thurman & Trujillo (1999), dari 1.410.000 spesies yang diketahui hidup di bumi, hanya 16.7% yang diidentifikasi sebagai biota laut. Dari jumlah tersebut, diketahui 98% merupakan organisme bentik dan sisanya merupakan organisme pelagis. Artinya, ada kemungkinan bahwa belum semua biota laut teridentifikasi. Peluang untuk menjadi penemu khususnya biota laut masih terbuka lebar lho, apalagi k

Apa dan Mengapa Konservasi

Gambar
"Underwater Sadness" oleh Ramon Dominguez ( sumber : binscorner.com ) Apa itu konservasi ? Pemanfaatan secara berhati-hati untuk mencegah terkurasnya sumberdaya Suatu aksi secara sadar untuk memanfaatkan sumberdaya secara lebih efisien Perlindungan, pengawetan, pemanfaatan sebagian untuk mempertahankan keberlanjutan ... ... Teman-teman punya interpretasi masing-masing kan? Point penting dari konservasi adalah perlindungan, proteksi, pengawetan, preservasi dan pemanfaatan berkelanjutan. Jika menilik dari peraturan, menurut UU No 5 Tahun 1990, Konservasi Sumber Daya Hayati adalah pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya. Mengapa konservasi ? Disini, saya fokuskan ke konservasi sumber daya kelautan dan perikanan ya ya. Saya rasa alasannya tak jauh berbeda dengan konservasi sumber

Menulis (Kembali)

Gambar
Hai, panggil aku Didik.  Menulis bukan hal yang mudah bagiku.  Biasanya aku memang menulis, menulis diary . Bagiku menulis diary sama saja dengan bercerita pada diriku yang ada di masa depan. Rasanya sangat lucu ketika aku melihat "diriku yang dulu" melalui tulisan. Tetapi, menulis untuk dibaca orang lain, rasanya tidak semudah menulis untuk dibaca sendiri. Ada rasa takut ketika apa yang aku maksudkan, diartikan tak sama oleh pembaca.  Blog pertama? Ini bukan blog pertamaku, tetapi blog ketigaku. Blog pertamaku saat SMA, isinya tentang pertemanan semasa SMA. Sangat menggelikan saat dibaca. Blog keduaku saat kuliah, blog dengan domain dari kampus. Aku senang mengunggah laporan atau tugas yang menurutku sangat menarik dan hal baru bagiku. Tetapi, kedua blog itu lama kutinggalkan. Tak ku isi. Lupa password . Kalimat terakhir menjadi alasan utama membuat blog baru. Mau ngapain ? Di blog ini, aku akan menuliskan kembali ilmu yang aku dapat saat berkuliah. Aku ing